Tampilkan postingan dengan label Knowledge. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Knowledge. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 Desember 2012

Mengenal Profil Ikan Mahseer

IkanDewa.com - Mahseer merupakan kerabat dari ikan mas yang termasuk ke dalam marga Tor dan suku Cyprinidae yang menyatakan bahwa suku Cyprinidae merupakan suku terbesar yang anggotanya.

Di Indonesia sendiri terdapat 4 (empat) jenis ikan mahseer, yaitu Tor Tambroides, Tor Tambra, Tor Soro, Tor Douronensis. Namun beberapa peneliti ada yang menganggap bahwa klasifikasi ikan jenis ini masih rancu sehingga masih diperlukan kajian lebih lanjut.

Di seluruh dunia kerabat ikan mahseer ini diperkirakan mencapai lebih dari 20 jenis dan yang telah diketahui secara pasti sebanyak 17 jenis, yaitu:

• - Tor Tambroides;
• - Tor Soro;
• - Tor Douronensis;
• - Tor Tambra;
• - Tor Ater;
• - Tor Laterivittatus;
• - Tor Polyplepis;
• - Tor Sinensis;
• - Tor Mosal;
• - Tor Kulkarnii;
• - Tor Musullah;
• - Tor Progeneus;
• - Tor Puttitora;
• - Tor Tor;
• - Tor Khudree;
• - Tor Brevifilis;
• - Tor Hemispinus;
• - Tor Qiaojiensis;
• - Tor Yunnanensis;


KLASIFIKASI
Kingdom\t: Animalia
Phylum\t: Chordata
Class\t : Teleostomi
Order \t: Cypriniformes
Family\t: Cyprinidae
Genus \t: Tor

PARAMETER AIR:

Suhu Udara\t\t\t: 25° C – 31°C
Suhu Air\t\t\t: 22° C – 28°C
Keasaman Air (pH)\t: 6.5 ppm - 7 ppm
Kadar Oksigen (DO)\t: 7.1 ppm - 8.9 ppm
Kedalaman Air\t\t: 2m (500gr - 1kg UP) ; 45cm (Jouvenile)
Substrat\t\t\t: Kerikil Halus, Batuan
Kecepatan Arus\t\t: > 7 L/m (100gr - 500gr) ; 3 - 5 L/m (1kg UP) ; < 2 L/m (jouvenile)


MAHSEER DI INDONESIA

Ikan Tambra (mahseer fish / Tor Sp.) merupakan salah satu ikan endemik perairan asli Indonesia yang memiliki beberapa karakteristik yang sangat unik hingga namanya terkenal sebagai ikan multiguna dimana dibeberapa tempat ikan tambra dikategorikan sebagai ikan konsumsi premium, di wilayah lain ikan ini juga merupakan ikan pancingan (game fish), dan bagi beberapa kalangan menilai ikan ini juga layak dijadikan ikan hias.

Ikan tambra merupakan salah satu ikan yang populer di dunia, peminat ikan ini terdiri dari berbagai macam kalangan dari kalangan pemancing yang menyukai tenaga ikan yang dapat memberikan keasyikan dan sensasi tersendiri, kalangan hobis yang menyukai bentuk fisik dan tingkah laku ikan yang indah, kalangan kuliner yang menyukai citarasa dan tekstur daging dan sisiknya yang sangat lezat, hingga kalangan metafisik yang mempercayai bahwa ikan ini dapat memberikan keberuntungan, syarat pernikahan, atau bahkan dipercaya dapat dijadikan sebagai jimat penglaris usaha.

Tambra merupakan ikan konsumsi yang dagingnya tebal, rasanya enak, manis dan kaya minyak ikan, serta harganya sangat mahal. Ukuran tubuh ikan tambra sangat eksotik karena dapat mencapai di atas 30 kg dengan panjang tubuh lebih dari 1 Meter. Oleh karena ukuran tubuhnya yang sangat besar maka ikan tambra dijuluki sebagai ‘Kings of the Rivers’.[id/wiki]

Rabu, 12 Desember 2012

FPI “TAMBRA “ LESTARIKAN IKAN LANGKA

IkanDewa.com - Front Pembela Ikan (FPI) Tambra di Kecamatan Paninggaran saat ini telah sukses melestarikan ikan langka Tambra yang ada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Genting yang melintas di daerah tersebut. Mereka tergabung dalam satu paguyuban yang bernama Paguyuban “Tambra”.

Paguyuban “TAMBRA” adalah sebuah paguyuban baru yang bergerak di bidang pelestarian dan perlindungan Sumber Daya Ikan Sungai di Kecamatan Paninggaran. Gerakan pelestarian dan perlindungan terhadap jenis ikan Tambra yang merupakan spesies khas dan langka Sungai Paninggaran ini  sebenarnya sudah sejak setahun lalu gencar dilakukan. Gerakan ini berawal dari keprihatinan masyarakat di sekitar Sungai Paninggaran, khususnya di Kali Genting karena langkanya ikan, khususnya ikan Tambra yang akan dipancing di Daerah Aliran Sungai (DAS) tersebut.

Warga menyadari sumber daya ikan adalah sumber daya yang memiliki daya pulih kembali (renewable), untuk itu warga berinisiatif memulihkan kembali ekosistem air khususnya untuk mengembangbiakan jenis ikan Tambra. Untuk itulah secara swadaya masyarakat membentuk paguyuban yang berkonsentrasi melestarikan dan perlindungan terhadap kelestarian sungai Paninggaran.

Menurut seorang pengurus paguyuban, Yasir Arafat, visi paguyuban yang baru resmi terbentuk 9 September 2012  lalu ini adalah “Terwujudnya pendayagunaan sungai dan pemeliharaan kelestarian daerah aliran sungai dilandasi oleh asas manfaat dan lestari”. Untuk mewujudkan visi tersebut, warga bersama-sama melakukan program kali bersih (PROKASIH), meningkatkan koordinasi, partisisipasi dan peran serta masyarakat dalam pelestarian dan perlindungan sumberdaya ikan sungai di wilayah masing-masing, serta meningkatkan pengawasan dan pengendalian sungai dan pemeliharaan kelestarian DAS.

Camat Paninggaran, Edi Sutanto, SIP. yang bertindak sebagai pelindung mengunggkapkan berbagai program telah dilakukan paguyuban ini,diantaranya penebaran benih ikan, penanaman pohon disekitar mata air, pembuatan rumpon ikan, pembuatan papan pengumuman serta pembentukan Satgas FPI (Front Pembela Ikan). “FPI ini bertugas mengawasi dan menegakkan peraturan yang telah disepakati bersama oleh masyarakat seperti pemberian sanksi bagi yang melakukan tindakan yang mengakibatkan kerusakan lingkungan DAS dan mengancam kelestarian ikan Tambra,” terangnya.

Lebih lanjut Edi menjelaskan bahwa masyarakat telah bersepakat untuk memberikan sanksi berupa penggantian benih sebanyak 5000 ekor (jika di uangkan 2,5 juta rupiah) bagi orang yang melakukan pelanggaran seperti memasang pukat (jaring) atau racun disepanjang 7 Km DAS. Namun masyarakat tetap diijinkan mengambil ikan hanya saja dengan cara memancing. Saat ini, Paguyuban TAMBRA beranggotakan 200 orang yang terdiri dari warga sekitar DAS Kali Genting. Sedangkan bertindak sebagai pelindung adalah jajaran Muspika Paninggaran. “Melalui paguyuban ini, diharapkan kedepan masyarakat lebih peduli dengan kelestarian ekosistem DAS, serta memudahkan pengembangan paguyuban karena pemerintah dapat membantu mengusahakan berbagai bantuan baik dari pemerintah daerah, maupun propinsi untuk kemajuan paguyuban,” ungkap Edi.

Minggu, 18 November 2012

Tips Penjagaan Dan Pemeliharaan Ikan Kelah

IkanDewa.com - Ikan kelah amat suka jika kita dapat sediakan persekitaran kolam seperti mana habitat semulajadinya. Ikan kelah adalah jenis ikan yang mudah dan tidak banyak masalah berbanding ikan lain. Samada untuk hiasan mahupun komersil, para penggemar dan peminat kelah sudah pasti ingin tahu tip untuk menternak ikan kelah.

Wujudkan persekitaran semula jadi kelah

Ikan kelah suka memakan tumbuhan air seperti rumpai, buah-buahan kecil, daun-daun pinggiran sungai dan lumut. Sifat ikan kelah yang kita tahu, ia amat gemar dengan persekitaran berbatu dengan aliran air yang laju (seperti air terjun @jeram). Anak-anak ikan gemar berenang ditepi atau celah-celah batu tersebut.

Sistem kolam yang baik mampu menjaga kualiti air supaya senantiasa bersih dan kelihatan jernih. Sistem terbaik yang sering dicadangkan ialah kaedah eko-bio iaitu menggunakan sumber asli yang lebih murah dan mudah diselenggara. Sebagai contoh pokok keladi bunting, pasir sungai dan batuan.

Makanan Kelah

Ikan kelah yang dipelihara bagi tujuan komersial atau hobi lazimnya diberi makan udang halus, ulat atau pallet. Di pasaran terdapat banyak jenis pallet  yang mengandungi pelbagai jenis dan warna . Lazimnya perbezaan pallet hanyalah pada kandungan proteinnya.

Pallet adalah makanan terbaik untuk ikan kelah sebab kandungan vitamin dan mineralnya yang seimbang dan dirumus khas untuk tumbesaran ikan. Untuk anak benih biasanya dicadangkan pilihan pallet yang sesuai adalah yang mengandungi kandungan protein melebihi 40%.

Selain itu ikan kelah boleh diberi makanan sampingan lain yang amat digemari kelah seperti buah kelapa sawit apatah lagi yang dibakar. Pastikan biji kelapa sawit di sulam pada dawai sebelum dicampak ke dalam kolam supaya mudah dikeluarkan sisanya kelak. Namun ia akan menyebabkan air kolam menjadi berminyak dan ini amat tidak sesuai untuk kehidupan ikan dalam kolam bersaiz kecil, apatah lagi akuarium.

Bagi ikan kelah yang diternak dalam sangkar sungai, anda boleh campakkan saja setandan buah kelapa sawit matang ke dalam sangkar anda. Air yang senantiasa mengalir di kolam sangkar ini tidak akan memudaratkan kehidupan ikan kelah di dalam sangkar.

Ikan kelah juga amat suka makan tumbuhan yang terapung terutama sekali keladi bunting. Tetapi tidak semua tumbuhan apung disukai ikan kelah. Tumbuhan kangkung juga digemari dan beberapa jenis bunga.

Kebolehan mengesan makanan kegemaran ikan kelah akan menjadikan ikan kelah kita cepat besar dan kita juga akan berasa lebih seronok dan puas hati melihat ikan membesar dengan baik.[ikankelah.com]